Maintenance Solution

Joomantix PMS

Planned Maintenance System yang mengubah pendekatan perawatan aset Anda dari reaktif menjadi proaktif. Kelola seluruh siklus pemeliharaan mesin, kendaraan, dan peralatan dalam satu platform yang terintegrasi, terjadwal, dan terukur.

8+ Modul Terintegrasi
70% Reduksi Downtime
24/7 Asset Monitoring
Mengapa PMS?

Keunggulan Joomantix PMS

Solusi pemeliharaan terencana yang dirancang untuk memaksimalkan usia aset dan meminimalkan biaya operasional.

Preventive, Not Reactive

Ubah paradigma dari "tunggu rusak baru perbaiki" menjadi perawatan terjadwal. Cegah kerusakan mendadak sebelum terjadi dengan sistem peringatan dini yang cerdas.

Cost Efficiency

Kurangi biaya perbaikan darurat hingga 50%. Perencanaan yang matang memungkinkan pembelian spare part yang lebih efisien dan alokasi teknisi yang optimal.

Extended Asset Life

Perawatan rutin yang terdokumentasi dengan baik memperpanjang usia pakai aset secara signifikan. ROI investasi peralatan Anda meningkat drastis.

Compliance Ready

Seluruh aktivitas maintenance tercatat dengan audit trail lengkap. Siap menghadapi audit ISO, K3, dan standar industri lainnya kapan saja.

Fitur Lengkap

8 Modul Utama PMS

Klik setiap modul untuk melihat detail fitur yang tersedia. Seluruh modul terintegrasi dalam satu ekosistem maintenance yang solid.

Modul 01
Asset Management
Database & Hierarki Aset

Fondasi sistem PMS — mengelola seluruh data aset perusahaan dalam hierarki terstruktur dengan informasi lengkap untuk pengambilan keputusan maintenance.

  • Asset Registry: Database lengkap dengan kode aset unik, spesifikasi teknis, tanggal instalasi, dan nilai perolehan.
  • Hierarchical Structure: Parent-child relationship (Pabrik → Line → Mesin → Komponen) unlimited depth.
  • Document Attachment: Upload manual book, warranty card, drawing teknis, dan sertifikat kalibrasi.
  • QR Code / Barcode: Generate label unik per aset untuk scanning cepat saat inspeksi di lapangan.
  • Location Tracking: Mapping lokasi aset secara real-time, termasuk aset yang dipindahkan antar area.
  • Warranty Management: Tracking masa garansi dengan auto-alert sebelum expired untuk klaim ke vendor.
Modul 02
Preventive Maintenance
Perawatan Terjadwal Otomatis

Jantung dari PMS — sistem perawatan terjadwal yang otomatis menghasilkan Work Order berdasarkan interval waktu atau penggunaan aset.

  • Time-Based Maintenance: Jadwal harian, mingguan, bulanan, triwulanan, atau tahunan sesuai rekomendasi pabrikan.
  • Usage-Based Maintenance: Trigger berdasarkan jam operasi, kilometer, unit produksi, atau cycle count.
  • PM Template: Template checklist standar yang dapat digunakan berulang untuk efisiensi setup.
  • Calendar View: Visualisasi jadwal maintenance dalam format kalender dengan color-coding prioritas.
  • Auto Work Order Generation: Sistem otomatis membuat Work Order H-7 sebelum jadwal eksekusi.
  • Recurring Task: Konfigurasi tugas berulang dengan fleksibilitas penyesuaian interval.
Modul 03
Work Order Management
Pengelolaan Perintah Kerja

Mengelola seluruh siklus perintah kerja maintenance dari pembuatan hingga verifikasi, dengan tracking real-time dan approval workflow.

  • Multi-Source WO: Work Order dari Preventive, Corrective, Emergency, dan Request dari user.
  • Priority Level: Klasifikasi Emergency, High, Medium, Low dengan color-coding dan SLA tracking.
  • Assignment & Routing: Assignment ke teknisi berdasarkan skill, lokasi, dan workload saat ini.
  • Status Tracking: Open → Assigned → In Progress → Completed → Verified dengan timestamp.
  • Labor & Material Cost: Pencatatan jam kerja teknisi dan spare part yang digunakan untuk cost analysis.
  • Digital Signature: Tanda tangan digital teknisi dan supervisor sebagai bukti validasi pekerjaan.
Modul 04
Spare Parts Inventory
Manajemen Suku Cadang

Mengelola stok spare part dengan cross-reference ke aset, memastikan ketersediaan komponen kritis untuk mendukung kelancaran maintenance.

  • Part Catalog: Database spare part dengan part number, spesifikasi, vendor, dan harga.
  • Asset Cross-Reference: Mapping spare part ke aset yang menggunakannya untuk quick lookup.
  • Min-Max Stock: Reorder point otomatis dengan alert saat stok mencapai minimum.
  • Usage Tracking: Pencatatan pemakaian per Work Order untuk analisis konsumsi.
  • Supplier Management: Database vendor spare part dengan lead time dan rating.
  • Cost Analysis: Tracking biaya spare part per aset, per kategori, dan per periode.
Modul 05
Technician Management
Database & Produktivitas Teknisi

Mengelola sumber daya teknisi dengan tracking skill, sertifikasi, dan produktivitas untuk optimalisasi alokasi tugas maintenance.

  • Skill Matrix: Mapping keahlian teknisi (mekanik, elektrik, hidrolik, PLC, dll) untuk assignment yang tepat.
  • Certification Tracking: Database sertifikasi dengan masa berlaku dan auto-reminder untuk perpanjangan.
  • Workload Monitoring: Real-time view beban kerja per teknisi untuk distribusi tugas yang adil.
  • Performance KPI: Tracking MTTR per teknisi, completion rate, dan customer satisfaction.
  • Training Management: Jadwal training, attendance, dan competency assessment.
  • Shift Scheduling: Penjadwalan shift teknisi dengan support 24/7 operation.
Modul 06
Inspection & Checklist
Inspeksi Rutin Digital

Digitalisasi proses inspeksi rutin dengan checklist terstruktur, bukti foto, dan pelaporan otomatis untuk konsistensi kualitas.

  • Digital Checklist: Template checklist yang dapat disesuaikan per jenis aset dan frekuensi inspeksi.
  • Photo Evidence: Upload foto kondisi aset sebelum dan sesudah maintenance sebagai dokumentasi.
  • Pass/Fail Criteria: Penilaian objektif dengan threshold yang sudah ditentukan.
  • Mobile-Friendly: Akses via tablet/smartphone untuk inspeksi di lapangan.
  • Anomaly Detection: Auto-flag untuk temuan yang memerlukan tindak lanjut.
  • Historical Data: Rekam jejak inspeksi per aset untuk trend analysis.
Modul 07
Reporting & Analytics
KPI & Business Intelligence

Menyediakan insight mendalam melalui KPI maintenance standar industri dan analisis data untuk pengambilan keputusan strategis.

  • MTBF (Mean Time Between Failures): Rata-rata waktu antar kerusakan per aset — indikator keandalan.
  • MTTR (Mean Time To Repair): Rata-rata waktu perbaikan — indikator efisiensi tim maintenance.
  • OEE (Overall Equipment Effectiveness): Kombinasi Availability × Performance × Quality.
  • Downtime Analysis: Pareto chart penyebab downtime untuk fokus pada masalah kritis.
  • Cost per Asset: Total biaya maintenance (labor + spare part) per aset dan per kategori.
  • PM Compliance: Persentase preventive maintenance yang selesai tepat waktu vs terjadwal.
  • Dashboard Executive: One-page view untuk manajemen puncak dengan highlight KPI kritis.
Modul 08
Notification & Alert
Sistem Peringatan Dini

Sistem notifikasi multi-channel yang memastikan tidak ada jadwal maintenance terlewat dan setiap anomali segera ditindaklanjuti.

  • PM Reminder: Notifikasi H-7, H-3, H-1 sebelum jadwal preventive maintenance.
  • Overdue Alert: Peringatan otomatis untuk Work Order yang melewati SLA.
  • Spare Part Alert: Notifikasi saat stok spare part kritis mencapai reorder point.
  • Warranty Expiry: Reminder sebelum masa garansi aset berakhir.
  • Multi-Channel: Email, WhatsApp, SMS, dan in-app notification sesuai preferensi user.
  • Escalation Matrix: Auto-escalation ke supervisor jika WO tidak ditangani dalam batas waktu.

Siap Mentransformasi Maintenance Anda?

Konsultasikan kebutuhan Planned Maintenance System perusahaan Anda dengan tim ahli kami. Dapatkan demo gratis dan lihat bagaimana Joomantix PMS dapat meningkatkan keandalan aset dan efisiensi operasional Anda.

Hubungi Kami Sekarang